Rewrite

 

Semoga saat engkau membaca tulisan ini, engkau dalam keadaan tersenyum. Karena Allah telah menghadirkan rasa sayang serta kasihannya padamu. Rasa yang sama saat kita bersama dulu, menjalani hari-hari penuh lelah, merangkai senyum dalam keletihan. Namun kita menghimpun nya dalam suasana penuh suka duka.

Puan... 

Sekali lagi aku menyapamu, untuk sebuah rasa rinduku padamu, Apa kabarmu hari ini? Dari tempat aku menulis sepucuk surat ini, aku selalu berdoa segenap hatiku agar engkau disana tetap teguh dalam keimanan. Dan Allah tak pernah berhentinya mencurahkan rahmatnya padamu.

Puan...

Pernahkah engkau berpikir mengapa Allah mempertemukan kita? Adakah semua kenangan indah yang kita alami terjadi begitu saja? Aku tak kuasa membendung butiran persahabatan bila merenungi semua ini. 

Puan...

Besok kita akan berpisah, sebenarnya aku benar-benar tak melepaskanmu. Kenangan-kenangan manis yang belum cukup lama kita jalani, rasanya terlalu erat untuk diuraikan. Tapi senyummu ketika itu mengisyaratkan agar aku tetap tabah. Hingga kini bila jiwaku terasa sunyi, suaramu selalu hadir seolah engkau benar-benar ada disampingku, menghiburku dengan cerita-cerita indah dari syurga, cerita tentang orang-orang yang dikasihi Allah, karena saling mencintai karenanya.

5 years ago
See you in the best place

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat